Jawa Barat
Karena bisa jadi, sedikit bantuan dari kita bisa menjadi harapan besar untuk hari-harinya.
Di saat banyak orang seusianya memilih beristirahat dan menikmati masa tua, Pak Kasdi justru masih harus berjalan berkeliling kampung menjajakan tape singkong buatannya. Usianya tak lagi muda. Tubuhnya pun tak lagi sekuat dulu. Namun demi bertahan hidup dan menghidupi sang cucu tercinta, beliau tetap memaksakan diri untuk bekerja setiap hari.

Beberapa tahun lalu, Abah Kasdi terjatuh dari pohon tisuk saat mengambil daun untuk membungkus tape dagangannya. Kecelakaan itu membuat tulang sendi pinggulnya bergeser. Sejak saat itu, beliau tak lagi bisa berjalan normal. Nyeri terus ia rasakan, namun karena keterbatasan biaya, ia hanya mampu berobat ke tukang urut tanpa penanganan medis yang layak.

Sayangnya, keterbatasan biaya membuat Pak Kasdi tak pernah mendapatkan penanganan medis yang layak. Ia hanya mampu berobat ke tukang urut, berharap sakitnya mereda walau tak benar-benar sembuh. Hingga hari ini, beliau tetap berjalan tertatih, memikul dagangan dengan kondisi pinggul yang terus menahan rasa perih.

#KawanAksi, di balik langkah tertatih Pak Kasdi, ada rasa sakit yang terus ia tahan demi sang cucu. Mari hadirkan kepedulian kita, bantu beliau mendapatkan kehidupan yang lebih layak dan bebas dari rasa nyeri.
Karena bisa jadi, sedikit bantuan dari kita bisa menjadi harapan besar untuk hari-harinya.